Teori Mengenai Ilmu Gaib dan Religi

Teori Mengenai Ilmu Gaib dan Religi
J.G. Frazer

Sir James George Frezer (1854-1941) adalah seorang ahli foklor Scotlandia yang banyak menggunakan bahan etnografi dalam karyanya. Ada dua karya Frezer yang terkenal yaitu Totemism and Exogamy (1910).

Skema Teori



Akal >> Magic >> Religi

Pada mulanya manusia hanya menggunakan akalnya untuk memecahkan masalah. Namun lambat laun sistem pengetahuan manusai semakin terbatas untuk memecahkan masalah bahkan tidak sanggup lagi memecahkan masalah. Sehingga manusia memecahkannya dengan magic, ilmu gaib. Magic adalah semua tindakan manusia untuk mencapai sesuatu dengan menggunakan kekuatan-kekuatan alam dan luar lainnya. (Koentjaraningrat 1980:54)

Namun dalam perkembangan selanjutnya kekuatan magic tersebut tidak selamnya berhasil. Maka manusia mulai sadar bahwa di alam ini ada yang menempatinya yaitu mahluk-mahluk halus. Mulailah manusai mencari hubungannya dengan mahluk-mahluk halus tersebut. Dengan itu timbullah religi. Religi adalah segala sistem tingkah laku manusia untuk memproleh sesuatu dengan cara memasrahkan diri kepada penciptanya

5 komentar:

  1. Yah,,

    Religi adalah Manusia percaya adanya kekuatan diluar diri manusia.

    Salam Kerabat!!
    Antropologi adalah Ilmu yang salah satu kunci medianya adalah dengan Tulisan.

    BalasHapus
  2. Mana yang benar Agama melahirkan budaya atau agama dilahirkan oleh budaya??

    >>>> jawabannya ada di Buku "agama dalam kehidupan manusia" (suatu pengantar antropologi agama) karya Bustanuddin Agus.. Mantap bukunya !!

    salam kekerabatan.....

    BalasHapus
  3. Maaf yg punya blog ini, semester brp y???
    kpn2 boleh ya, aq tanya2 ttg teori2 antropologi lagi???
    thanks before :)

    BalasHapus
  4. Berapa banyak orang Jawa yang terjebak cerita tendensius Ki Ageng Mangir, padahal Ki Ageng mangir adalah seorang mualaf yang sangat tinggi ilmunya, Pengislamanya menjadi kacau balau dengan adanya cerita pembunuhan dirinya oleh Kanjeng Panembahan Senopati, sehingga yang timbul adalah kepengecutan P.Senopati, padaha Mangir terbunuh oleh konspirasi yang tidak ingin kekuatan Mataram berkembang dengan adanya Mangir dalam jajaran kekuatan Mataram. Mangir memang terbunuh oleh batu gatheng dari belakang dengan kepala pecah, tetapi bukan oleh P Senopati melainkan oleh P.Ronggo.Ada banyak versi tentang Ki Ageng Mangir dan Kanjeng Ratu Roro Sekar Pembayun, namun kami dari pihak trah Mangir mempunyai versi yang sangat berbeda dari versi yang selama ini tercerita , baca blog kami http://pembayun-mangir.blogspot.com/ , akan anda temui kejuatan sesungguhnya trah Mangir adalah trah yang sangat mempersiapkan diri untuk menjadikan keturunannya tokoh pemimpin terbaik bangsa ini dimasa yang akan datang

    BalasHapus
  5. Agama di lahirkan oleh budaya

    BalasHapus